
Lulusan Teknik Kimia yang berpengalaman sebagai Asisten Laboratorium, memiliki minat besar di bidang Rekayasa Proses dan (QC), menguasai software Aspen HYSYS dan MATLAB, serta tersertifikasi K3 Umum.
Lulusan baru Teknik Kimia Universitas Jenderal Achmad Yani dengan minat pada rekayasa proses dan analisis laboratorium. Memiliki pengalaman praktikum dalam pengujian sampel kimia, analisis data, serta pemantauan proses industri. Terbiasa bekerja dengan standar SOP dan K3, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta menargetkan posisi entry-level di laboratorium quality control atau process engineering.
Oktober 2021 - Desember 2021
PT Marin Liza Farmasi
Memproses data hasil uji lab sesuai SOP dan statistik untuk menyusun laporan evaluasi tinjauan kualitas produk bagi tim laboratorium.
Mengelola pengarsipan laporan hasil analisis secara terstruktur untuk menjamin 100% kelengkapan, akurasi, dan ketertelusuran data berkala dalam sistem dokumentasi laboratorium.
Menyusun dan mendistribusikan laporan pengujian guna mendukung tindak lanjut revisi dan pengambilan keputusan kualitas yang tepat kepada tim laboratorium serta manajer proyek.
September 2025
PT PG Rajawali II Jatitujuh
Memetakan alur produksi gula pada 7 stasiun, dari penggilingan hingga pengemasan, untuk mengidentifikasi peluang efisiensi melalui studi lapangan dan analisis proses.
Memantau parameter operasional harian pada 3 unit utilitas pabrik untuk mengevaluasi kinerja proses dan mendukung pemenuhan standar lingkungan selama kegiatan proses.
April - Juni 2026
Universitas Jenderal Achmad Yani
Membimbing dan mendampingi 32 praktikan secara langsung melalui diskusi interaktif untuk memastikan kelancaran kegiatan serta pemahaman materi pada modul Aliran Fluida di Laboratorium Teknik Kimia I.
Membimbing 32 praktikan pada modul dinamika fluida dan mekanika aliran, serta mengevaluasi laporan untuk meningkatkan akurasi perhitungan teknis.
2022 - 2026
Universitas Jenderal Achmad Yani

- Melakukan pretreatment asam H2SO4 3% dan delignifikasi Alkali-Peroksida untuk memaksimalkan perolehan (yield) selulosa sekam padi hingga 47,75% pada proses ekstraksi biomassa.
- Memformulasikan bioplastik berbasis pati singkong, selulosa, dan gliserol melalui metode solvent casting, menghasilkan kuat tarik hingga 1,25 MPa untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan limbah pertanian.
- Memproduksi dan menguji sifat fisik serta mekanik bioplastik via soil burial test yang berhasil terdegradasi tanah 66,67% dalam 7 hari sesuai dengan parameter standar SNI